KPI Desak Revisi UU Penyiaran: Menjawab Tantangan Era Netflix dan YouTube

Komisi Penyiaran Indonesia mendorong revisi UU Penyiaran agar relevan dengan pesatnya perkembangan layanan streaming digital seperti Netflix dan YouTube.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 16, 2026 schedule 5:45 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
KPI Desak Revisi UU Penyiaran: Menjawab Tantangan Era Netflix dan YouTube
“KPI Desak Revisi UU Penyiaran: Menjawab Tantangan Era Netflix dan YouTube”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/a00c74
16 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/a00c74
Copied
KPI Desak Revisi UU Penyiaran: Menjawab Tantangan Era Netflix dan YouTube
Image via Pexels - KPI Desak Revisi UU Penyiaran: Menjawab Tantangan Era Netflix dan YouTube

Key Highlights

  • Komisi Penyiaran Indonesia menilai UU Penyiaran saat ini sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan teknologi digital.
  • Platform streaming global seperti Netflix dan YouTube menuntut regulasi yang setara dengan lembaga penyiaran konvensional.
  • Revisi diharapkan mampu menciptakan keadilan kompetisi serta perlindungan konten yang lebih ketat bagi masyarakat.

Mendesaknya Pembaruan Regulasi Penyiaran

Lanskap media di Indonesia mengalami pergeseran drastis dalam satu dekade terakhir. Kehadiran platform berbasis internet telah mengubah pola konsumsi informasi dan hiburan masyarakat secara signifikan. Kondisi ini membuat regulasi lama yang menaungi dunia penyiaran kini dianggap tertinggal oleh zaman.

Komisi Penyiaran Indonesia secara konsisten mendorong pemerintah dan legislatif untuk segera melakukan revisi terhadap Undang-Undang Penyiaran. Fokus utamanya adalah menyamakan kedudukan antara lembaga penyiaran lokal dengan platform berbasis internet atau Over-The-Top (OTT) yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Menjaga Kedaulatan Konten Digital

Saat ini, lembaga penyiaran konvensional terikat dengan aturan konten yang sangat ketat melalui Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran. Sementara itu, platform digital global sering kali beroperasi dengan kebijakan moderasi konten yang berbeda, yang terkadang memicu perdebatan mengenai kedaulatan informasi nasional.

Pemerintah diharapkan dapat merumuskan aturan main yang adil bagi seluruh pelaku industri kreatif. Tantangan ini serupa dengan bagaimana otoritas harus menanggapi isu-isu terkini yang berpotensi memicu gejolak, seperti halnya Kesenjangan Persenjataan: Iran Tingkatkan Ekspor Drone dan Rudal Saat Stok AS Menipis yang menunjukkan betapa cepatnya perubahan arus informasi global mempengaruhi stabilitas domestik.

Perdebatan mengenai regulasi konten ini memang sering kali menyita perhatian publik, sama halnya dengan dinamika isu sosial yang kerap menghiasi berita nasional, seperti pada kasus Polemik Warisan Lina Jubaedah: Respon Rizky Febian Atas Status Teddy Pardiyana yang membutuhkan kepastian hukum. Dalam konteks penyiaran, kepastian regulasi akan melindungi anak-anak dari paparan konten yang tidak edukatif.

?️ Share Your Opinion!

Apakah menurut Anda platform streaming seperti Netflix dan YouTube sudah seharusnya dikenakan aturan konten yang sama ketatnya dengan televisi nasional? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.

Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu