Langit Palembang Kembali Tertutup Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Langit Palembang kembali diselimuti kabut asap akibat karhutla. Masyarakat diimbau waspada terhadap penurunan kualitas udara yang memburuk.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 26, 2026 schedule 6:15 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Langit Palembang Kembali Tertutup Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
“Langit Palembang Kembali Tertutup Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/b5ce55
26 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/b5ce55
Copied
Langit Palembang Kembali Tertutup Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Image via Pexels - Langit Palembang Kembali Tertutup Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Key Highlights

  • Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Palembang mulai menunjukkan tren penurunan kualitas akibat kabut asap.
  • Titik api atau hotspot terdeteksi meningkat di beberapa wilayah penyangga sekitar kota.
  • Pemerintah daerah mengimbau warga untuk membatasi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker.

Kondisi Udara Palembang Menurun

Pemandangan langit Palembang pada pekan ini tampak berbeda dari biasanya. Lapisan kabut asap tipis menyelimuti cakrawala, membatasi jarak pandang warga saat beraktivitas di pagi hari. Kondisi ini dipicu oleh aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali meningkat di titik-titik rawan sekitar wilayah Sumatera Selatan.

Data dari stasiun pemantau kualitas udara menunjukkan adanya partikel debu halus yang melampaui ambang batas normal. Kondisi ini membuat kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak dan lansia yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Langkah Mitigasi Pemerintah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini terus bersiaga melakukan operasi pemadaman di lokasi titik api. Upaya modifikasi cuaca dan pembasahan lahan gambut menjadi prioritas utama guna mencegah sebaran asap yang lebih luas ke arah pusat kota. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja selama musim kemarau ini.

Kondisi lingkungan yang ekstrem seperti ini sering kali memicu perubahan gaya hidup warga, termasuk pemilihan konsumsi makanan yang lebih sehat agar daya tahan tubuh terjaga. Bagi Anda yang sedang merencanakan wisata kuliner, pastikan untuk selalu memilih tempat yang memperhatikan kebersihan lingkungan, seperti yang ditawarkan pada artikel Bumi Aki Signature x UFS Hadirkan 6 Menu Baru, Usung Eksplorasi Cita Rasa Autentik Jawa Tengah yang tetap mengutamakan kenyamanan pelanggan.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pandangan Anda mengenai upaya pemerintah dalam menangani masalah karhutla yang terus berulang setiap tahunnya? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.

Pantau terus perkembangan kualitas udara dan berita terkini lainnya melalui DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu