Menteri Desa Yandri Susanto Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Media Sosial Dilaporkan ke Bareskrim

Menteri Desa Yandri Susanto melaporkan 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran konten deepfake yang merugikan nama baiknya.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 8, 2026 schedule 7:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Menteri Desa Yandri Susanto Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Media Sosial Dilaporkan ke Bareskrim
“Menteri Desa Yandri Susanto Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Media Sosial Dilaporkan ke Bareskrim”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/e825d6
8 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/e825d6
Copied
Menteri Desa Yandri Susanto Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Media Sosial Dilaporkan ke Bareskrim
Image via Pexels - Menteri Desa Yandri Susanto Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Media Sosial Dilaporkan ke Bareskrim

Key Highlights

  • Menteri Desa Yandri Susanto resmi melaporkan puluhan akun media sosial ke Bareskrim Polri.
  • Tindakan hukum diambil merespons penyebaran konten deepfake yang memanipulasi citra sang Menteri.
  • Sebanyak 73 akun dilaporkan karena diduga terlibat dalam penyebaran informasi palsu.

Upaya Hukum Terkait Kasus Deepfake

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengambil langkah tegas terhadap maraknya penyalahgunaan teknologi digital. Melalui tim hukumnya, ia melaporkan 73 akun media sosial ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Laporan ini dilayangkan sebagai respons atas beredarnya video deepfake yang mencatut wajah dan suaranya untuk kepentingan yang tidak bertanggung jawab.

Penggunaan teknologi kecerdasan buatan untuk menciptakan konten palsu semakin meresahkan publik dan tokoh masyarakat. Dalam laporan tersebut, pihak pelapor melampirkan bukti-bukti berupa tautan serta tangkapan layar akun-akun yang terindikasi menyebarkan materi manipulatif. Langkah ini dilakukan demi menjaga integritas institusi serta mencegah disinformasi yang berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

Antisipasi Kejahatan Siber di Era Digital

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami laporan tersebut dengan memeriksa bukti-bukti yang telah diserahkan. Kasus ini menjadi alarm bagi semua pihak akan bahayanya manipulasi konten di ruang siber. Di tengah perkembangan teknologi, perlindungan terhadap data pribadi dan identitas digital menjadi tantangan besar bagi aparat penegak hukum.

Sebelumnya, perhatian publik juga tertuju pada berbagai isu krusial yang menyangkut keamanan data dan integritas sektor publik, seperti yang terangkum dalam Kejagung Bentuk Tim Khusus, Soroti Skandal KUR Petani dan Penghargaan Tokoh Nasional. Kehadiran regulasi yang ketat dan literasi digital yang mumpuni dianggap sebagai kunci dalam meminimalisir dampak negatif dari kejahatan berbasis teknologi.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana tanggapan Anda mengenai perlunya regulasi yang lebih ketat dalam menangani penyebaran konten deepfake yang menyasar tokoh publik? Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai penyelidikan kasus ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu