Prabowo Subianto: Jangan Jadi Jenderal Salon, Turun ke Lapangan dan Kotor demi Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja nyata bagi para pimpinan di lapangan. Ia mengkritik keras gaya kepemimpinan 'jenderal salon'.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 8, 2026 schedule 10:30 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Prabowo Subianto: Jangan Jadi Jenderal Salon, Turun ke Lapangan dan Kotor demi Rakyat
“Prabowo Subianto: Jangan Jadi Jenderal Salon, Turun ke Lapangan dan Kotor demi Rakyat”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/8d3595
8 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/8d3595
Copied
Prabowo Subianto: Jangan Jadi Jenderal Salon, Turun ke Lapangan dan Kotor demi Rakyat
Image via Pexels - Prabowo Subianto: Jangan Jadi Jenderal Salon, Turun ke Lapangan dan Kotor demi Rakyat

Key Highlights

  • Presiden Prabowo Subianto melarang keras jajaran pimpinan memiliki mentalitas 'jenderal salon'.
  • Setiap pemimpin diwajibkan turun langsung ke lapangan agar memahami kondisi nyata di akar rumput.
  • Kesiapan fisik dan mental menjadi poin krusial dalam menjalankan tugas negara.

Memahami Makna Jenderal Lapangan

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada para pemangku kepentingan mengenai pentingnya kehadiran nyata di lapangan. Dalam pandangannya, seorang pimpinan tidak boleh hanya duduk di ruang berpendingin ruangan atau terjebak dalam protokoler yang kaku.

Istilah 'jenderal salon' disematkan oleh Presiden untuk menggambarkan sosok yang lebih mengutamakan penampilan luar dibandingkan substansi kerja. Menurutnya, sepatu dan celana seorang pimpinan harus kotor oleh debu atau lumpur saat mereka mengabdi kepada masyarakat.

? Did You Know? Prabowo Subianto memiliki latar belakang karier militer yang panjang, termasuk memimpin berbagai operasi lapangan sebelum terjun ke dunia pemerintahan.

Transformasi Budaya Kerja Pemerintah

Instruksi ini menjadi penekanan agar setiap jajaran pemerintahan lebih proaktif dalam memantau proyek strategis maupun keluhan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat birokrasi yang selama ini sering dianggap lamban karena kurangnya pengawasan langsung dari atasan.

Di tengah dinamika pembangunan infrastruktur dan konektivitas nasional, kehadiran pemimpin di lokasi menjadi krusial untuk memastikan standar pelayanan publik tetap terjaga. Sebagaimana upaya peningkatan akses transportasi yang kini tengah digalakkan pemerintah, seperti TransNusa Perkuat Konektivitas Domestik: Buka Rute Baru Denpasar ke Waingapu dan Wakatobi, diperlukan pengawasan ketat dan turun langsung ke lapangan agar semua operasional berjalan sesuai rencana.

Prabowo berharap filosofi ini tidak hanya diucapkan, tetapi diimplementasikan dalam keseharian setiap pejabat negara. Konsistensi dalam bekerja di medan yang sulit akan membentuk karakter pemimpin yang tangguh dan dipercaya oleh publik. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk mendapatkan pembaruan berita nasional lainnya.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu