8.095 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pidato Kenegaraan Prabowo Subianto di DPR

Sebanyak 8.095 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk memastikan keamanan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR/MPR RI.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 10, 2026 schedule 8:30 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
8.095 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pidato Kenegaraan Prabowo Subianto di DPR
“8.095 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pidato Kenegaraan Prabowo Subianto di DPR”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/4171d6
10 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/4171d6
Copied
8.095 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pidato Kenegaraan Prabowo Subianto di DPR
Image via Pexels - 8.095 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pidato Kenegaraan Prabowo Subianto di DPR

Key Highlights

  • Total 8.095 personel gabungan diterjunkan untuk pengamanan ring 1, 2, dan 3.
  • Pengerahan pasukan bertujuan menjamin kelancaran agenda kenegaraan di Kompleks Parlemen.
  • Arus lalu lintas di sekitar Senayan dilakukan penyesuaian untuk mengantisipasi kepadatan.

Pengamanan Ketat di Kompleks Parlemen

Sebanyak 8.095 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri disiagakan penuh untuk mengamankan agenda pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari standar prosedur operasional pengamanan VVIP untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib.

Pasukan tersebut disebar ke berbagai titik strategis di kawasan Senayan. Fokus pengamanan dibagi menjadi beberapa lapis, mulai dari area ring satu di sekitar ruang sidang utama, hingga akses masuk menuju gedung parlemen yang dipantau ketat guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Sinergi TNI dan Polri

Kolaborasi antar instansi ini bukan sekadar pengawalan fisik, namun juga mencakup koordinasi intelijen untuk memetakan situasi di lapangan. Selain personel di lapangan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan tim pengurai kemacetan untuk memastikan mobilisasi tamu undangan dan delegasi tidak terhambat oleh aktivitas warga di sekitar lokasi.

? Did You Know? Kompleks Gedung DPR/MPR RI yang terletak di Senayan dirancang oleh arsitek Soejoedi Wirjoatmodjo dan mulai dibangun pada tahun 1965 atas instruksi Presiden Soekarno.

Situasi di sekitar Senayan hingga saat ini terpantau kondusif meski terdapat kepadatan di titik-titik tertentu. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti arahan petugas lalu lintas di jalan arteri sekitar kawasan Senayan demi kelancaran bersama.

Peristiwa ini menjadi salah satu agenda nasional yang mendapatkan perhatian luas, mirip dengan dinamika Berkas Dakwaan Rampung, Proses Hukum Kasus Yaqut Cholil Qoumas Memasuki Babak Baru yang saat ini tengah bergulir di tengah sorotan publik. Pantau terus perkembangan situasi terkini melalui kanal berita DKIJakarta News.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu