Airlangga Hartarto Jelaskan Dasar Penentuan Desil Bansos: Berpatokan pada Data Sensus

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal polemik desil bansos yang dinilai warga tidak tepat sasaran.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 4, 2026 schedule 7:00 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Airlangga Hartarto Jelaskan Dasar Penentuan Desil Bansos: Berpatokan pada Data Sensus
“Airlangga Hartarto Jelaskan Dasar Penentuan Desil Bansos: Berpatokan pada Data Sensus”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/70366e
4 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/70366e
Copied
Airlangga Hartarto Jelaskan Dasar Penentuan Desil Bansos: Berpatokan pada Data Sensus
Image via Pexels - Airlangga Hartarto Jelaskan Dasar Penentuan Desil Bansos: Berpatokan pada Data Sensus

Key Highlights

  • Pemerintah menegaskan klasifikasi desil bansos merujuk pada hasil Sensus Sosial Ekonomi Nasional.
  • Airlangga Hartarto menyatakan data yang digunakan telah melalui proses verifikasi lapangan yang ketat.
  • Masyarakat diharapkan melakukan pembaruan data secara berkala melalui perangkat daerah setempat.

Penjelasan Terkait Polemik Desil Bansos

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, akhirnya angkat bicara merespons kegelisahan masyarakat terkait klasifikasi desil dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Belakangan ini, banyak warga yang mempertanyakan perubahan status atau kriteria yang membuat mereka merasa tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.

Airlangga menegaskan bahwa penentuan kategori desil bukanlah keputusan sepihak tanpa landasan. Sistem tersebut sepenuhnya mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang bersumber dari data sensus nasional. Parameter yang digunakan mencakup berbagai indikator ekonomi keluarga guna memastikan distribusi bantuan lebih tepat sasaran bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Validitas Data dan Proses Verifikasi

Proses pemutakhiran data terus dilakukan untuk mengeliminasi ketidakakuratan di lapangan. Pemerintah mengakui bahwa dinamika ekonomi rumah tangga sering berubah, sehingga sinkronisasi data harus berjalan secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan agar tidak ada tumpang tindih antara data pusat dengan realita kondisi ekonomi di tingkat kelurahan atau kecamatan.

Keakuratan data menjadi kunci utama dalam menjaga integritas pelayanan publik, sebagaimana sering ditekankan dalam berbagai diskusi mengenai efisiensi birokrasi, termasuk saat Komisi IX DPR Tegaskan Tenaga Kesehatan Harus Kedepankan Empati dalam Pelayanan Publik untuk memastikan akses bantuan mencapai sasaran yang tepat tanpa hambatan administratif yang berarti.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan sistem desil dalam penyaluran bansos?

Sistem desil adalah metode pengelompokan tingkat kesejahteraan penduduk ke dalam sepuluh kelompok, di mana desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah atau paling rentan.

Bagaimana jika warga merasa tidak sesuai dengan kategori desil yang ditetapkan?

Warga diimbau untuk segera melaporkan ketidaksesuaian data kepada kepala desa atau petugas sosial setempat untuk dilakukan verifikasi ulang melalui sistem informasi kesejahteraan sosial yang terintegrasi. Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu