Mengenal Mekanisme AHWA dalam Penentuan Rais Aam PBNU

Memahami sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagai metode musyawarah untuk menentukan pucuk pimpinan tertinggi di Nahdlatul Ulama secara mendalam.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Nov 3, 2026 schedule 9:30 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Mengenal Mekanisme AHWA dalam Penentuan Rais Aam PBNU
“Mengenal Mekanisme AHWA dalam Penentuan Rais Aam PBNU”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/ec7e88
3 Nov 2026
https://www.dkijakarta.id/s/ec7e88
Copied
Mengenal Mekanisme AHWA dalam Penentuan Rais Aam PBNU
Image via Pexels - Mengenal Mekanisme AHWA dalam Penentuan Rais Aam PBNU

Key Highlights

  • Sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) berfokus pada musyawarah mufakat untuk memilih Rais Aam.
  • Anggota AHWA dipilih langsung oleh peserta Muktamar melalui mekanisme pemungutan suara.
  • Metode ini dirancang untuk menjaga marwah kepemimpinan organisasi dari pengaruh politik praktis.

Definisi dan Landasan AHWA

Istilah Ahlul Halli wal Aqdi atau yang lebih dikenal sebagai AHWA merujuk pada sekelompok ulama senior yang memiliki otoritas untuk memilih pimpinan tertinggi di Nahdlatul Ulama (NU). Secara harfiah, AHWA bermakna mereka yang memiliki wewenang untuk melepas dan mengikat keputusan strategis organisasi.

Penerapan sistem ini berakar pada tradisi musyawarah Islam yang menekankan aspek keteladanan, kedalaman ilmu agama, serta integritas moral. Penggunaan AHWA dalam Muktamar NU merupakan upaya untuk memastikan bahwa Rais Aam yang terpilih benar-benar merupakan sosok yang diakui kapasitasnya oleh para sesepuh organisasi.

? Did You Know? Konsep Ahlul Halli wal Aqdi sebenarnya telah dikenal dalam sejarah politik Islam sejak zaman Khulafaur Rasyidin sebagai cara formal untuk melakukan suksesi kepemimpinan umat.

Proses Pemilihan Anggota AHWA

Mekanisme pemilihan anggota AHWA dilakukan secara berjenjang di setiap perhelatan Muktamar. Para peserta Muktamar, yang terdiri dari perwakilan wilayah dan cabang, akan memberikan suara untuk menentukan siapa saja ulama yang layak duduk dalam tim AHWA.

Setelah tim AHWA terbentuk, mereka akan bersidang secara tertutup untuk melakukan proses musyawarah. Dalam sidang tersebut, mereka menimbang berbagai kriteria, termasuk rekam jejak, kesehatan, dan penerimaan luas di kalangan warga Nahdliyin, sebelum menetapkan sosok yang akan menjabat sebagai Rais Aam.

Pentingnya Integritas dalam Pemilihan

Sistem ini sengaja dirancang untuk menghindari dinamika persaingan yang bersifat konfrontatif. Dengan mengedepankan musyawarah, proses pemilihan diharapkan jauh dari praktik politik uang atau lobi-lobi yang bersifat transaksional.

Di tengah dinamika organisasi yang kian kompleks, metode AHWA dipandang sebagai benteng moral untuk menjaga kemandirian PBNU. Sementara masyarakat menanti perkembangan isu kebangsaan, banyak pihak juga terus memantau Final Piala Presiden 2026: Persebaya dan Persib Saling Tebar Psywar Jelang Duel Puncak sebagai bagian dari perhelatan nasional lainnya. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan berita terbaru lainnya.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu