Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara Tuai Sorotan, Komisi I DPR Beri Penjelasan Terkait Peremajaan Alutsista

Komisi I DPR RI angkat bicara mengenai penjualan KRI Ki Hajar Dewantara. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi modernisasi alutsista TNI AL.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 11, 2026 schedule 8:15 AM visibility 2 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara Tuai Sorotan, Komisi I DPR Beri Penjelasan Terkait Peremajaan Alutsista
“Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara Tuai Sorotan, Komisi I DPR Beri Penjelasan Terkait Peremajaan Alutsista”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/ecbc06
11 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/ecbc06
Copied
Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara Tuai Sorotan, Komisi I DPR Beri Penjelasan Terkait Peremajaan Alutsista
Image via Pexels - Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara Tuai Sorotan, Komisi I DPR Beri Penjelasan Terkait Peremajaan Alutsista

Key Highlights

  • KRI Ki Hajar Dewantara-364 resmi dinonaktifkan sebagai bagian dari siklus peremajaan aset TNI Angkatan Laut.
  • Komisi I DPR RI menegaskan bahwa langkah ini diambil demi efisiensi pemeliharaan dan penguatan postur pertahanan laut.
  • Proses penghapusan aset negara dilakukan sesuai prosedur hukum dan regulasi yang berlaku di tanah air.

Dinamika Modernisasi Armada TNI AL

Rencana penjualan KRI Ki Hajar Dewantara-364 belakangan ini menyedot perhatian publik di tengah upaya pemerintah memperkuat pertahanan nasional. Kapal perang jenis fregat ini telah mengabdi puluhan tahun menjaga kedaulatan laut Indonesia sebelum akhirnya diputuskan untuk memasuki masa pensiun.

Anggota Komisi I DPR RI menyatakan bahwa pelepasan aset tersebut merupakan langkah logis dalam manajemen alutsista. Kapal yang sudah berusia tua membutuhkan biaya pemeliharaan yang sangat tinggi, sementara teknologi navigasi dan persenjataannya dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan strategis di medan modern.

Strategi Peremajaan dan Efisiensi Anggaran

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan postur TNI yang lebih ramping namun memiliki daya pukul yang lebih kuat. Dana hasil dari penjualan atau penghapusan aset lama nantinya diharapkan dapat dialokasikan untuk pengadaan teknologi yang lebih mutakhir.

Pemerintah berupaya memastikan bahwa seluruh proses administrasi penghapusan aset ini berlangsung transparan. Hal ini penting guna menjamin akuntabilitas pengelolaan anggaran negara, terutama di sektor vital seperti pertahanan yang seringkali bersinggungan dengan Tragedi Kecelakaan Maut Libatkan Kendaraan Brimob: Istana Sampaikan Permohonan Maaf yang memerlukan perhatian serius dalam tata kelola operasional lapangan.

Komitmen Terhadap Ketahanan Pertahanan

Modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi prioritas agar Indonesia tetap mampu merespons berbagai potensi ancaman maritim. Penjualan kapal ini menandai transisi penting menuju sistem pertahanan yang terdigitalisasi dan lebih efisien.

Di luar isu pertahanan, perkembangan teknologi juga merambah sektor ekonomi nasional melalui Transformasi Digital BRI: Akselerasi Transaksi QRIS Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM, yang membuktikan bahwa pembaruan sistem menjadi kunci keberhasilan di berbagai lini strategis saat ini.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pandangan Anda mengenai kebijakan pemerintah dalam menjual aset kapal perang tua demi mendanai alutsista baru? Apakah langkah ini sudah cukup efektif untuk memperkuat kedaulatan laut kita?

Tetap ikuti perkembangan berita nasional selengkapnya hanya di DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu