Pemerintah Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026

Pemerintah menetapkan target penyelesaian RUU Perampasan Aset pada Desember 2026. Langkah ini memperkuat komitmen pemberantasan tindak pidana korupsi.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 17, 2026 schedule 9:00 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Pemerintah Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026
“Pemerintah Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/bce7eb
17 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/bce7eb
Copied
Pemerintah Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026
Image via Pexels - Pemerintah Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026

Key Highlights

  • Pemerintah secara resmi menetapkan target finalisasi RUU Perampasan Aset pada Desember 2026.
  • Regulasi ini diproyeksikan menjadi instrumen hukum utama dalam mengembalikan kerugian negara akibat tindak pidana.
  • DPR dan pemerintah akan melakukan akselerasi pembahasan untuk memastikan kepastian hukum.

Akselerasi Legislasi di Parlemen

Pemerintah Indonesia telah memberikan kepastian terkait jadwal penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Beleid ini kini masuk dalam prioritas pembahasan legislatif dengan tenggat waktu penetapan pada Desember 2026. Langkah ini diharapkan mampu menutup celah hukum yang selama ini menyulitkan negara dalam menyita harta kekayaan hasil kejahatan.

Diskusi mengenai urgensi RUU ini semakin menguat di tengah upaya penguatan supremasi hukum di tanah air. Banyak pihak menilai bahwa tanpa undang-undang khusus, upaya memiskinkan koruptor sering kali terhambat oleh proses pembuktian harta yang kompleks. Fokus pemerintah kini tertuju pada penyelarasan pasal-pasal krusial agar sejalan dengan standar internasional dalam pemulihan aset negara.

Sinergi Hukum dan Perlindungan Publik

Implementasi kebijakan ini nantinya tidak akan berdiri sendiri dalam upaya reformasi hukum di Indonesia. Sinergi dengan berbagai aturan sektoral lain menjadi kunci efektivitas penegakan hukum di masa depan. Upaya menciptakan sistem hukum yang berkeadilan memang menjadi perhatian lintas sektor, termasuk dalam isu ketenagakerjaan yang sering menjadi sorotan, sebagaimana yang dibahas dalam ASPEK Indonesia Mendesak RUU Ketenagakerjaan Jadi Benteng Terakhir Pekerja dari Ancaman PHK.

Tantangan dan Harapan Publik

Banyak kalangan memandang bahwa tenggat waktu dua tahun ke depan merupakan masa krusial bagi pemerintah dan DPR untuk membangun konsensus. Transparansi dalam pembahasan RUU ini diharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang lebih tajam ke atas. Kepastian aturan ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi dan integritas institusi pemerintahan di mata publik.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, apakah target penyelesaian RUU Perampasan Aset pada akhir 2026 sudah cukup cepat untuk menjawab tantangan korupsi saat ini? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai legislasi nasional dan isu publik lainnya.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu