Transaksi QRIS Semester I-2026 Tembus Rp600 Triliun, BI Catat Pertumbuhan Signifikan

Bank Indonesia mencatat volume transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar pada semester I-2026 dengan nilai nominal tembus hingga Rp600 triliun.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 21, 2026 schedule 12:45 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Transaksi QRIS Semester I-2026 Tembus Rp600 Triliun, BI Catat Pertumbuhan Signifikan
“Transaksi QRIS Semester I-2026 Tembus Rp600 Triliun, BI Catat Pertumbuhan Signifikan”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/30e001
21 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/30e001
Copied
Transaksi QRIS Semester I-2026 Tembus Rp600 Triliun, BI Catat Pertumbuhan Signifikan
Image via Pexels - Transaksi QRIS Semester I-2026 Tembus Rp600 Triliun, BI Catat Pertumbuhan Signifikan

Key Highlights

  • Volume transaksi QRIS tercatat mencapai 12,55 miliar sepanjang semester I-2026.
  • Total nilai transaksi digital melalui sistem QRIS menembus angka Rp600 triliun.
  • Peningkatan ini mencerminkan akselerasi adopsi pembayaran non-tunai di seluruh lapisan masyarakat.

Lonjakan Transaksi Digital Nasional

Bank Indonesia terus mencatatkan progres signifikan dalam digitalisasi sistem pembayaran nasional. Data terbaru menunjukkan bahwa penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) terus menjadi primadona bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro kecil hingga menengah.

Sepanjang semester pertama tahun 2026, volume transaksi tercatat menyentuh angka 12,55 miliar kali. Angka fantastis ini diikuti oleh nilai nominal transaksi yang mencapai Rp600 triliun, membuktikan bahwa ekosistem ekonomi digital di Indonesia semakin matang dan luas jangkauannya.

Transformasi Ekonomi Melalui Digitalisasi

Peningkatan penggunaan QRIS tidak hanya terjadi di pusat perbelanjaan besar, tetapi juga telah merambah pasar tradisional dan pedagang kecil di berbagai pelosok daerah. Efisiensi yang ditawarkan oleh sistem ini mampu memangkas waktu transaksi dan meningkatkan keamanan bagi para pelaku ekonomi.

Pemerintah dan otoritas moneter terus mendorong perluasan infrastruktur digital guna memastikan inklusi keuangan tetap terjaga. Meski sektor jasa keuangan digital berkembang pesat, perhatian terhadap sektor publik lainnya seperti efisiensi anggaran pemerintah tetap menjadi sorotan, sebagaimana isu mengenai Kejaksaan Agung Temukan Pemborosan Anggaran Rp10,5 Triliun dalam Program Makan Bergizi Gratis yang sedang hangat diperbincangkan.

FAQ

Apa faktor utama di balik peningkatan drastis transaksi QRIS pada 2026? Faktor utamanya adalah kemudahan akses, biaya transaksi yang kompetitif bagi merchant, serta semakin tingginya tingkat literasi digital masyarakat dalam melakukan pembayaran non-tunai di berbagai sektor.

Apakah penggunaan QRIS aman untuk transaksi dalam jumlah besar? Bank Indonesia telah menerapkan sistem keamanan berlapis dan standar enkripsi tinggi pada setiap transaksi QRIS, sehingga masyarakat dapat melakukan pembayaran dengan tingkat keamanan yang terjamin.

Perkembangan ekonomi digital yang inklusif ini diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu