Transformasi Kurikulum Arab Saudi: Menghapus Narasi Lama demi Visi Masa Depan

Arab Saudi melakukan perubahan besar pada kurikulum sekolahnya. Fokus pendidikan kini beralih pada moderasi dan penghapusan materi yang dianggap usang.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 25, 2026 schedule 5:30 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Transformasi Kurikulum Arab Saudi: Menghapus Narasi Lama demi Visi Masa Depan
“Transformasi Kurikulum Arab Saudi: Menghapus Narasi Lama demi Visi Masa Depan”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/4a8af7
25 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/4a8af7
Copied
Transformasi Kurikulum Arab Saudi: Menghapus Narasi Lama demi Visi Masa Depan
Image via Pexels - Transformasi Kurikulum Arab Saudi: Menghapus Narasi Lama demi Visi Masa Depan

Key Highlights

  • Pemerintah Arab Saudi melakukan revisi besar-besaran pada materi buku teks sekolah nasional.
  • Instruksi yang mewajibkan pelaporan terhadap praktik sihir atau perdukunan kini resmi dihapus.
  • Kebijakan ini merupakan bagian dari Visi 2030 untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih modern dan toleran.

Pergeseran Fokus Pendidikan Nasional

Arab Saudi terus menunjukkan langkah signifikan dalam menata ulang sistem pendidikan mereka. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menyelaraskan kurikulum dengan tuntutan zaman yang lebih terbuka serta mengedepankan rasionalitas dalam pola pikir generasi muda.

Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah penghapusan narasi yang sebelumnya memerintahkan siswa untuk melaporkan praktik sihir atau perdukunan kepada pihak berwenang. Materi ini dianggap tidak lagi relevan dengan visi pembangunan negara yang kini lebih fokus pada kemajuan sains dan teknologi.

? Did You Know? Visi 2030 Arab Saudi tidak hanya menyentuh sektor ekonomi, tetapi juga melakukan perombakan besar pada kurikulum pendidikan agar mencerminkan nilai-nilai keberagaman dan pemikiran kritis.

Menghapus Stereotip dan Membangun Toleransi

Perubahan ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Analis kebijakan pendidikan mencatat bahwa otoritas Saudi telah menyisir ribuan halaman buku pelajaran selama beberapa tahun terakhir. Tujuannya jelas: menghilangkan konten yang dianggap mengandung prasangka terhadap kelompok tertentu atau ajaran yang ekstrem.

Dengan menghapus materi yang memicu perpecahan, Riyadh berupaya menciptakan narasi sejarah dan sosial yang lebih inklusif. Pendekatan baru ini diharapkan dapat membekali pelajar dengan kemampuan adaptasi di tingkat global tanpa harus meninggalkan identitas lokal mereka. Transformasi ini juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mirip dengan upaya Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi SDM Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI yang kini juga semakin gencar dilakukan di berbagai belahan dunia untuk menyongsong era industri modern.

Implikasi Bagi Generasi Muda

Langkah ini disambut baik oleh berbagai kalangan di dalam negeri yang mengharapkan pendidikan lebih berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Fokus pendidikan kini digeser pada literasi digital, penguasaan bahasa asing, dan keterampilan praktis yang dibutuhkan di pasar kerja masa depan.

Perubahan sistemik ini menandai babak baru bagi Arab Saudi dalam memosisikan diri sebagai pemain utama di panggung internasional yang lebih moderat. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai isu-isu global yang berdampak signifikan pada kebijakan publik dan pendidikan internasional.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu