346 Mahasiswa ULM Turun Tangan Bangun 53 Desa di Hulu Sungai Utara

Sebanyak 346 mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terjun ke 53 desa di Hulu Sungai Utara untuk menjalankan program pengabdian masyarakat.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 17, 2026 schedule 9:00 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
346 Mahasiswa ULM Turun Tangan Bangun 53 Desa di Hulu Sungai Utara
“346 Mahasiswa ULM Turun Tangan Bangun 53 Desa di Hulu Sungai Utara”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/d5378a
17 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/d5378a
Copied
346 Mahasiswa ULM Turun Tangan Bangun 53 Desa di Hulu Sungai Utara
Image via Pexels - 346 Mahasiswa ULM Turun Tangan Bangun 53 Desa di Hulu Sungai Utara

Key Highlights

  • Sebanyak 346 mahasiswa ULM resmi diterjunkan ke 53 desa di wilayah Hulu Sungai Utara (HSU).
  • Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini difokuskan pada pemberdayaan potensi lokal dan pembangunan infrastruktur pedesaan.
  • Kolaborasi antara civitas akademika dan pemerintah daerah bertujuan mempercepat kemajuan ekonomi masyarakat desa.

Sinergi Akademisi dan Masyarakat Desa

Ratusan mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kini mulai membaur dengan masyarakat di 53 desa yang tersebar di wilayah Hulu Sungai Utara. Kehadiran mereka membawa misi pengabdian melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik setiap wilayah tujuan. Para mahasiswa diharapkan mampu memetakan potensi ekonomi yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Program ini bukan sekadar tugas akademis, melainkan bentuk implementasi ilmu pengetahuan dalam memecahkan persoalan riil di lapangan. Sektor pertanian, kesehatan masyarakat, serta digitalisasi administrasi desa menjadi fokus utama selama masa pengabdian berlangsung. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memajukan kawasan perdesaan melalui inovasi yang dibawa oleh kaum muda terpelajar.

Pengembangan Potensi Lokal dan Budaya

Pemerintah setempat menyambut baik kehadiran para mahasiswa yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kemandirian desa. Mahasiswa dituntut untuk peka terhadap kondisi sosial serta mampu beradaptasi dengan budaya lokal. Hal ini penting agar program yang dijalankan tidak hanya bersifat sementara, tetapi meninggalkan manfaat jangka panjang bagi warga setempat.

Di sisi lain, semangat membangun negeri melalui pengabdian masyarakat kini semakin beragam bentuknya. Sebagaimana upaya Melestarikan Warisan Leluhur, Ratusan Pemanah Ikuti Gladhen Ageng Jemparingan, para mahasiswa di HSU juga didorong untuk tetap menghargai kearifan lokal dalam setiap program pembangunan yang mereka susun.

FAQ

Apa tujuan utama diterjunkannya 346 mahasiswa ULM ke Hulu Sungai Utara?
Tujuan utamanya adalah melaksanakan program pengabdian masyarakat untuk membantu pembangunan desa, meningkatkan taraf ekonomi, dan memberdayakan potensi lokal di 53 desa sasaran.

Berapa lama durasi pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut?
Para mahasiswa akan menjalankan tugas pengabdian selama satu periode KKN yang telah ditetapkan oleh pihak universitas sesuai dengan kurikulum akademis yang berlaku. Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu