Bikin Gaduh, Bimbel di Depok Minta Maaf Usai Warga Keluhkan Musik Keras

Sebuah lembaga bimbingan belajar di Depok akhirnya meminta maaf setelah warga melayangkan protes akibat volume musik yang terlalu keras.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 5, 2026 schedule 10:15 AM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Bikin Gaduh, Bimbel di Depok Minta Maaf Usai Warga Keluhkan Musik Keras
“Bikin Gaduh, Bimbel di Depok Minta Maaf Usai Warga Keluhkan Musik Keras”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/822615
5 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/822615
Copied
Bikin Gaduh, Bimbel di Depok Minta Maaf Usai Warga Keluhkan Musik Keras
Image via Pexels - Bikin Gaduh, Bimbel di Depok Minta Maaf Usai Warga Keluhkan Musik Keras

Key Highlights

  • Sebuah lembaga bimbingan belajar (bimbel) di Depok memicu keluhan warga karena memutar musik dengan volume tinggi.
  • Kegiatan operasional yang dianggap mengganggu ketertiban lingkungan ini memaksa pengelola untuk melakukan mediasi.
  • Pihak pengelola bimbel akhirnya menyatakan permintaan maaf resmi kepada warga sekitar.

Awal Mula Keluhan Warga

Ketenangan sebuah pemukiman di wilayah Depok sempat terganggu oleh suara musik yang cukup bising dari salah satu gedung bimbingan belajar. Warga setempat mengaku merasa terganggu karena volume suara yang dihasilkan terlalu keras, terutama pada jam-jam istirahat siang dan sore hari.

Protes ini mencuat setelah warga merasa teguran lisan tidak mendapatkan respon yang memadai. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya pihak pengurus lingkungan turun tangan untuk menjembatani pertemuan antara warga dan pihak pengelola.

Mediasi dan Permintaan Maaf

Dalam pertemuan mediasi yang disaksikan oleh perangkat setempat, pengelola bimbel mengakui bahwa mereka lalai dalam mengatur volume suara saat kegiatan berlangsung. Mereka berjanji untuk tidak mengulangi tindakan serupa yang meresahkan kenyamanan lingkungan sekitar.

? Did You Know? Gangguan kebisingan di lingkungan pemukiman dapat diatur melalui peraturan daerah setempat mengenai ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha di kawasan padat penduduk untuk tetap memperhatikan norma kesopanan dan ketertiban. Menjaga hubungan harmonis dengan tetangga sekitar adalah kunci utama keberlanjutan bisnis di tengah masyarakat urban.

Respons Lingkungan

Pihak kepolisian sektor setempat juga sempat memantau situasi untuk memastikan ketertiban tetap terjaga. Kasus serupa mengenai ketertiban umum bukan kali pertama terjadi di kawasan aglomerasi Jakarta. Sebelumnya, tantangan serupa pernah dibahas dalam liputan Gugur dalam Tugas: Petugas Damkar DKI Jakarta Meninggal Dunia Saat Berjuang Padamkan Kebakaran yang menyoroti urgensi respons cepat di lingkungan padat penduduk.

Kini suasana di lokasi tersebut telah kembali kondusif. Warga berharap pengelola bimbel benar-benar menepati komitmen mereka untuk menjaga kedamaian lingkungan. Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai isu perkotaan, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu