Pramono Anung Tegaskan ASN DKI Jakarta yang Layani Publik Dilarang WFH

Pramono Anung tegaskan ASN DKI Jakarta yang bertugas di bagian pelayanan publik wajib masuk kantor dan dilarang menerapkan sistem WFH.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 26, 2026 schedule 7:15 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Pramono Anung Tegaskan ASN DKI Jakarta yang Layani Publik Dilarang WFH
“Pramono Anung Tegaskan ASN DKI Jakarta yang Layani Publik Dilarang WFH”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/23a44b
26 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/23a44b
Copied
Pramono Anung Tegaskan ASN DKI Jakarta yang Layani Publik Dilarang WFH
Image via Pexels - Pramono Anung Tegaskan ASN DKI Jakarta yang Layani Publik Dilarang WFH

Key Highlights

  • ASN DKI Jakarta yang terlibat langsung dalam pelayanan masyarakat tidak diizinkan bekerja dari rumah (WFH).
  • Kebijakan ini bertujuan menjaga kualitas dan kecepatan respon terhadap kebutuhan warga Jakarta.
  • Pemerintah berkomitmen meningkatkan standar profesionalisme birokrasi di wilayah ibu kota.

Komitmen Pelayanan Publik Prima

Calon Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan arahan tegas mengenai efisiensi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat harus tetap beroperasi secara tatap muka penuh.

Menurutnya, kehadiran fisik petugas di lapangan adalah kunci dalam memberikan solusi cepat atas berbagai masalah yang dihadapi warga. Kedisiplinan aparatur menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem birokrasi yang lebih responsif dan tangkas di tengah dinamika ibu kota.

? Did You Know? Sistem Work From Home (WFH) bagi ASN sebelumnya sempat diterapkan secara masif selama masa pandemi untuk menekan laju mobilitas warga di Jakarta.

Optimalisasi Birokrasi di Jakarta

Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk melakukan pembenahan dalam sistem pelayanan publik. Selain menuntut kehadiran ASN, efisiensi juga harus dibarengi dengan pemanfaatan teknologi yang tepat guna agar tidak terjadi tumpang tindih dalam prosedur administrasi.

Tantangan birokrasi modern memang menuntut adaptasi, namun tidak boleh mengorbankan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan pemerintah. Hal ini senada dengan semangat pembenahan institusi lainnya, sebagaimana disorot dalam isu PB PMII Soroti Langkah Febrie Adriansyah Terkait Penanganan Tersangka Tanpa Atribut Tahanan yang menekankan pentingnya prosedur standar dalam setiap tindakan publik.

Penerapan di Lapangan

Instruksi ini akan segera disosialisasikan kepada seluruh dinas dan unit kerja perangkat daerah (UKPD) agar memiliki persepsi yang sama. Penegakan disiplin bagi mereka yang melanggar aturan kehadiran juga dipastikan akan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di lingkungan kepegawaian negara.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharapkan mampu menjadi teladan bagi instansi lain dalam hal tata kelola sumber daya manusia. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai kebijakan tata kota dan pelayanan publik.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu