Skandal Suap Unsoed: Kabag Akademik Simpan Uang Pemerasan Orang Tua Mahasiswa dalam Kresek

Kasus dugaan pemerasan orang tua calon mahasiswa baru di Unsoed terbongkar. Polisi temukan uang hasil kejahatan disimpan di dalam kantong plastik.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 10, 2026 schedule 7:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Skandal Suap Unsoed: Kabag Akademik Simpan Uang Pemerasan Orang Tua Mahasiswa dalam Kresek
“Skandal Suap Unsoed: Kabag Akademik Simpan Uang Pemerasan Orang Tua Mahasiswa dalam Kresek”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/4b979a
10 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/4b979a
Copied
Skandal Suap Unsoed: Kabag Akademik Simpan Uang Pemerasan Orang Tua Mahasiswa dalam Kresek
Image via Pexels - Skandal Suap Unsoed: Kabag Akademik Simpan Uang Pemerasan Orang Tua Mahasiswa dalam Kresek

Key Highlights

  • Kepala Bagian Akademik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ditangkap atas dugaan pemerasan.
  • Uang hasil pungutan liar dari orang tua calon mahasiswa ditemukan dalam kondisi tersimpan di dalam kresek.
  • Pihak kepolisian masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam praktik curang seleksi masuk kampus ini.

Modus Operandi Terbongkar

Dunia pendidikan tinggi kembali diguncang oleh praktik pungutan liar yang melibatkan oknum internal kampus. Kabag Akademik Unsoed kini harus berurusan dengan hukum setelah terbukti memeras orang tua calon mahasiswa baru demi memuluskan jalur masuk.

Penyidik kepolisian menemukan bukti mengejutkan saat melakukan penggeledahan. Uang tunai dalam jumlah besar, yang diduga merupakan hasil pemerasan, ditemukan tergeletak begitu saja di dalam beberapa kantong plastik atau kresek.

Penyidikan Intensif oleh Kepolisian

Kondisi barang bukti tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim penyidik. Praktik ini diduga telah berlangsung cukup lama dan melibatkan sistem yang cukup rapi di balik meja birokrasi kampus. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus penyalahgunaan jabatan di instansi pendidikan yang sebelumnya sempat disorot publik, seperti kasus Polisi Pastikan Kematian Dokter PPDS Alex Cristo Loris Akibat Efek Rocuronium yang menyita perhatian nasional.

Hingga saat ini, pihak rektorat Unsoed telah menyatakan kooperatif terhadap proses hukum. Mereka berkomitmen untuk memberikan sanksi tegas jika terbukti terdapat pelanggaran berat terhadap kode etik dan hukum yang berlaku di lingkungan universitas.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, langkah konkret apa yang harus dilakukan pihak universitas untuk mencegah praktik pungutan liar dalam proses penerimaan mahasiswa baru agar tidak terulang kembali?

Simak terus perkembangan kasus ini dan temukan liputan mendalam lainnya hanya di DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu