Densus 88 Gandeng Dunia Pendidikan Bedah Film Jihad Selfie, Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme

Densus 88 AT Polri ajak guru dan siswa diskusikan film Jihad Selfie untuk membentengi generasi muda dari bahaya ideologi radikal di lingkungan sekolah.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 2, 2026 schedule 9:15 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Densus 88 Gandeng Dunia Pendidikan Bedah Film Jihad Selfie, Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme
“Densus 88 Gandeng Dunia Pendidikan Bedah Film Jihad Selfie, Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/ec8b2e
2 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/ec8b2e
Copied
Densus 88 Gandeng Dunia Pendidikan Bedah Film Jihad Selfie, Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme
Image via Pexels - Densus 88 Gandeng Dunia Pendidikan Bedah Film Jihad Selfie, Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme

Key Highlights

  • Densus 88 AT Polri melakukan pendekatan preventif melalui pemutaran film dokumenter 'Jihad Selfie'.
  • Diskusi interaktif ini menyasar kalangan pendidik dan siswa untuk mengenali narasi radikal di media sosial.
  • Langkah ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini penyebaran ideologi ekstremisme di lingkungan sekolah.

Pendekatan Edukatif dalam Menangkal Paham Ekstrem

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terus memperkuat strategi pencegahan dini terhadap penyebaran paham radikalisme. Kali ini, mereka menyasar institusi pendidikan dengan menggelar kegiatan nonton bareng dan diskusi bedah film berjudul 'Jihad Selfie'. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memberikan pemahaman kritis kepada para guru serta siswa mengenai pola rekrutmen kelompok ekstrem yang kini banyak memanfaatkan ruang digital.

Film tersebut dinilai relevan karena menyajikan potret nyata bagaimana propaganda disebarkan secara masif melalui media sosial. Dengan gaya tutur yang lugas, film ini mengungkap bagaimana seseorang bisa terjerumus ke dalam jaringan radikal hanya bermula dari konten-konten yang tampak sederhana namun memiliki pesan terselubung.

Peran Guru dan Orang Tua dalam Deteksi Dini

Dalam sesi diskusi, para personel kepolisian menekankan pentingnya peran aktif pendidik untuk mengenali perubahan perilaku siswa yang mungkin terpapar konten negatif. Sekolah diharapkan mampu menjadi benteng pertama dalam menyaring informasi yang masuk ke pikiran para pelajar di era informasi yang sangat terbuka saat ini.

Upaya kolaborasi antara aparat keamanan dan pihak sekolah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih aman. Strategi preventif seperti ini dianggap jauh lebih efektif untuk jangka panjang dibandingkan penindakan hukum di kemudian hari. Sejalan dengan penguatan karakter bangsa, stabilitas keamanan nasional juga mencakup upaya menjaga masyarakat dari pengaruh ideologi yang merusak, sebagaimana tercermin dalam Jumlah Masyarakat Tanpa Rekening Bank Menurun, LPS Sebut Roda Ekonomi Berputar Positif yang menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi nasional yang stabil.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, sejauh mana efektivitas media seperti film dokumenter dalam mengubah cara pandang generasi muda terhadap bahaya radikalisme di era digital?

Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu